Tuesday, October 3, 2017

Cara Membedakan Sepatu Converse Original dan Fake

Cara Membedakan Sepatu Converse Original dan Fake - Converse berdiri pada tahun 1908 yang diciptakan oleh Marquis Mills Converse, Massacgusetts, Amerika. Brand kedua dari Converse yaitu All Star di ciptakan di tahun 1917  di kota yang sama. Namun perusahaan Marquis ini mengalami masa-masa sulit nya yang secara finansial dan yang jadi wakil nya di tekan untuk menemukan strategi untuk membantu mengatasi krisis situasi tersebut.

Pada saat itu bola basket menjadi olahraga yang sangat populer saat ini dan sehingga manajer dari perusahaan ini melihat peluang besar dalam menciptakan sepatu yang kuat dan tahan lama, dan memberikan kenyamanan kepada pemain dan sekaligus juga untuk menjaga perusahaan ini tetap berjalan. Dan cukup sejarah dari sepatu Converse yang sampai saat ini menjadi sepatu yang banyak diminati, kita akan mulai membahas soal bagaimana cara membedakan sepatu Converse yang Origanal dengan yang fake. Ya, tentu saja kita akan memberikan ciri-ciri dari sepatu Original, dan tentu saja kalian juga tidak ingin tertipu dengan banyak nya yang menjual Converse dengan label Original, yu mari guys kita perhatikan ciri-ciri berikut ini :

Cara Membedakan Sepatu Converse Original dan Fake


1. Mulai mengecek dari harga sepatunya


Seperti biasanya sepatu Converse Original mempunyai harga yang cukup mahal yaitu 70 euro, dan untuk yang palsu tentu akan dibawah harga sepatu yang Original dan harap di ingat juga kalo kalian berbelanja online shop mulai mengecek online shop tersebut.

2. Cek dari box Converse nya



Sepatu Converse Original tentu saja akan mendapatkan box, dan box itupun mempunyai logo dari perusahaan itu sendiri dengan berhuruf kapital di semua hurufnya.

Kemudian kalian harus memerika dengan sangat cermat mulai dari ukuran, kualitas dari cetakannya dan font dari logo Converse tentunya, mungkin model lama akan berbeda dan tergantung model dan warnanya.

Dan kalian juga harus berhati-hati juga kemungkinan box nya Original sedangkan sepatu nya yang fake.

3. Masih mengecek di bagian box yaitu bagian label nya



Box Converse memiliki label di samping box nya, di label tersebut kalian akan menemukan infomasi yang menunjukan kalo sepatu Convere itu Original dan mempunyai nomor seri, ukuran dan negara pembuatnya.

Dan perlu kalian perika apakah semuanya sesuai dengan label pada sepatu Converse yang akan kita berikan contoh sepert serial nomor M9166C, jika label ini tidak ada atau nomor seri nya tidak sesuai, berarti sepatu Converse nya bisa di bilang fake.

4. Mulai cek label size yang berada di dalam lidah sepatu



Sepatu Converse yang Original akan memiliki label di dalamnya dan label ini pun bervariasi tergantung dari tahun pembuatannya, negara pembuatnya dan tentu saja model nya.

Mulai periksa, biasanya Converse memiliki jumlah 6 digit seperti M9166C dan itupun harus sesuai dengan nomor series yang ada di box sepatu itu dan perlu diperhatikan juga jika jumlah dari nomor series tersebut lebih berarti sudah bisa dipastikan sepatu itu fake.

5. Cek juga di bagian bawah sole




Ciri dari bagian ini adalah menampilkan teks Converse yang kalian harus berhati-hati dengan memeriksa huruf di bagian huruf C yang ujung atas di ratakan, All Star dengan huruf semua kapital dan ada bintang kecil yang berada di atas pojok kirinya.

6. Langkah ini mulai mengecek emblem yang berada di depan lidah sepatu



Di bagian ini mudah untuk melihat yang Original dan mana yang fake cuman perlu ketelitian saja ketika untuk memeriksanya, untuk membedakannya yang Original sudah pasti dari emblem tersebut sangat rapih dan berbeda dengan yang fake.

So guys jangan sampai tertipu lagi dengan di iming-imingi yang Original ternyata Fake, semoga bermanfaat.

Perkembangan Dan Sejarah Dari Brand Nike

Sejarah Nike - Awal berdiri dari Nike yang dikenal sebagai Blue Ribbon Sports, Bill Bowerman dan Philip Knight adalah pendiri dari perusahaan ini pada Januari tahun 1964. Perusahaan ini tumbuh secara signifikan dan di tahun 1966, Blue Ribbon Sports membuka toko pertamanya di Pico Boulevard, Santa Monica, California. Blue Ribbon Sports yang bekerjasama dengan Onitsuka Tiger mulai merenggang pada tahun 1971, dan Blue Ribbon Sports bersiap untuk memulai perusahaan sepatu sendiri. Blue Ribbon Sports akhirnya merilis sepetu sepak bola pertama nya yang di namakan NIKE, NIKE adalah produk pertama Blue Ribbon Sports yang dirilis di musim panas di tahun 1971. Dan secara resmi Blue Ribbon Sports memperkenalkan merk NIKE Februaru 1972, nama dari NIKE itu berasal dari dewi kemenangan Yunani. Blue Ribbon Sports, Inc kemudian secara resmi mengganti namanya menjadi NIKE, Inc di tahun 1978. Ilie Năstase merupakan atlet profesional pertama yang di kontrak oleh NIKE.

Perkembangan Sejarah Nike




Strategi dari brand ambasador atlet tampak nya menjadi strategi dari pemasaran utama NIKE yang mempengaruhi perkembangan produknya. Dan hal ini disebabkan karena kebanyakan atlet untuk memilih sepatu terbaik untuk mereka pakai, sehingga NIKE mulai mensponsori atlet. Jhon McEnroe yang atlet selanjutnya di sponsori oleh NIKE, dia adalah seorang petenis yang sedang mendapat banyak perhatian.

NIKE di tahun 1979 menjadi sepatu yang paling populer di negara-negara bagian, sekarang NIKE tidak hanya menjual sepatu saja, mereka pun mulai menjual kaos dan peralatan olahraga. Namun pada saat itu NIKE tidak cukup memuaskan, Reebok akhirnya melampaui dari penjualan sepatu NIKE, hal ini pun cukup mengganggu produksi NIKE. Dan akhirnya NIKE membuat sepatu yang khusus untuk setiap cabang olahraga.

Michael Jordan adalah inovasi terbesar dari NIKE, kontrak nya oun ditandatangani langsung oleh University of North Carolina. Dan hal inipun membuat NIKE unggul dalam berkomptisi dengan pesaing nya Reebok, Michael jordan memang terkenal namun dia bukan pilihan utama dari Phil Knight. Justru Nike ingin mendapatkan Larry Bird dan Magic Jhonson untuk memakai produk NIKE, karena 2 atlet tersebut sangat populer di saat itu. NIKE telah mencapai 50% di pasar Amerika Serikat tentang sepatu atletik, dan perusahaan go public di bulan Desember tahun 1980. Dan keberhasilan di pasar NIKE sebagian besar oleh iklan “word of foot” daripada di iklankan di media televisi. Iklan televisi NIKE dimulai di blan Oktober di tahun 1982, iklan ini dibuat oleh biro iklan Wieden Kennedy, yang dibentuk beberapa bulan sebelumnya pada April 1982.

Kerjasama NIKE dan Wieden Kennedy telah banyak menciptakan iklan cetak dan televisi yang terus menjadi agensi utama NIKE sampai saat ini. Wieden lah yang menciptakan dari slogan terkenal “Just Do It” untuk kampanye iklan NIKE di tahun 1988, yang dipilih oleh Advertising Age sebagai 5 top slogan iklan di abad ke 20.

Carolyn Davidson menciptakan desain “swoosh” pada tahun 1971, Carolyn adalah mahasiswa desain grafis dari Portland State University. Pertemuannya dengan Phil Knight terjadi saat sebuah kelas akutansi dan memulai pekerjaan freelance untuk produk Blue Ribbon Sports.

Sejarah Brand Nike


Dari logo NIKE “Swoosh” mempersentasikan sayap di patung dewi Yunani, Nike merupakan sumber inspirasi bagi banyak perjuang besar dan berani. Di tahun 1972 ketika Blue Ribbon Sports memutuskan untuk membaut sepatu atletik sendiri, Blue Ribbon Sports merasa perlu membuat brand baru untuk bisnis itu.

Knight kemudian mendekati Davidson untuk mendapatkan ide-ide desain, di bulan Juni 1972, Davidson menyodorkan sejumlah pilihan desain. Dan akhirnya memilih merk global sekarang yang lebih dikenal sebagai Swoosh, Davidson pun mengajukan tagihan sebesar $ 35 untuk pekerjaan ini.

Sepatu Sneakers Adidas Dari Jaman ke Jaman dan Model nya yang Masih Bertahan

Banyak sekali setiap minggunya sneakers bermunculan dengan berbagai banyak model dan merk-merk terkenal di dunia, termasuk dari brand Adidas. Sekarang kita tidak membahas dulu sepatu terbaru dari Adidas, tapi sekarang kita akan membahas sepatu Adidas terbaiknya di sepanjang masa.

Yu guys kita lihat daftar-daftar sepatu Adidas dari masa ke masa :

1. Adidas Stefan Edberg (1986 tahun pertama kali di realese )




Pengambilan nama dari Stefan Edberg dia adalah seorang pemain tennis profesional, ketika dia serve bola nya semulus sepatu signature Adidas nya, Adidas Stefan Edberg pertama kali di reales di awal tahun 1986.

Setahun setelah Edberg memenangkan Gran Slam pertama di Australia Open, pilihan dari warna hijau dan kuning sebagai warna dasar putih khas dari Adidas klasik membuat sepatu ini paling keren di jamannya.

Tidak ada hubungannya dengan kemenangan Edberg, tapi banyak sekali menarik perhatian dari penggemar Edberg dan sepatu sneakers Adidas.

Sebenarnya sebelum Edberg mengenakan sepatu signaturenya, pemain tennis berkebangsaan Swedia yang bernama Ivan Lendl sudah terlebih dahulu mengenakan sepatu pro modelnya.

Dan sneakers Edberg memisahkan dari warna pallate konservatif dan memperkenalkan sepatu di tahun 80an Adidas, dan beberapa langkah ke depan.

2. Adidas Lendl Supreme (1984 tahun pertama kali di realese)




Sebelum dari sepatu Adidas forum rilis, Adidas Lendl Supreme adalah salah satu dari dua yang pertama dengan harga ritel $ 100, di tahun pertama sepatu Lendl telah mengalahkan John Mc Enroe di Paris.

Adidas Lendl Supreme memiliki situr yang keren dari seluruh lapisan dan bentuk potongannya, dan bertemakan klasik. Dan membuat brand ini sempurna dan mengartikulasikan gaya klasiknya di setiap game tennis yang Lendl ikuti.

3.Adidas Lucas Puig (2012 tahun pertama kali di realese)



Dari sekian begitu banyaknya dari pesohor di Eropa, Adidas memilih salah satu pemaing Skateboard terbaik untuk membuat sepatu pro model signature. Lucas Puig terpilih sebagai pemain Skateboard terbaik untuk mengenakan sneakers ini.

Lucas Puig adalah pemain Skateboard yang berkebangsaan dari Prancis dengan gaya andalannya butterfly. Sneakers yang low profile dengan satu komponen yang luar biasa ringannya, namun dikemas lagi dengan teknologi Sprint Skin.

4.Adidas Eqt Responsive (1999 tahun pertama kali di realese)



Di saat itu Eqt Responsive digunakan oleh Kobe dan meskipun sepatu ini tidak mendukung nama dari Kobe, namun Kober telah menggunakannya dan sebenarnya ini tidak di khususkan sebagai sponsor Kobe.

5.Adidas Zx 800 (1986 tahun pertama kali di realese)



Sepatu sneakers Adidas Zx 800 ini pertama di realese di tahun 1986, sneakers ini mewakili puncak nya running performance. Dan satu dekade kemudian sneakers ini merilis kembali namun tanpa garis-garis dan di kenakan oleh Beckham.

Sneakers ini menampilkan campuran antara Ghillie dan Vario sebagai pengikat tali yan tepat dan memperkenalkan ide patch yang reflektif agar bisa di pakai di malam hari, dan untuk fitur keselamatan juga di pasangkan pada tumit.

6.Adidas Equipment Racing (1993 tahun pertama kali di realese)



Di tahun 1993 telah di rilis sepatu sneakers yang keren dengan upper tongueless yaitu Eqt Racing, yang pada saat itu banyak sekali di buru jenis sepatu ini, karena bentuk nya yang yang keren. Dengan sesuatu yang tidak biasa ini selama beberapa tahun sepatu ini menjadi model sneakers yang berinovasi terlalu cepat di jamannya.


7. Adidas Trimm Trab (1975 tahun pertama kali di realese)




Sneakers Trimm Trab yang bernuansa Trainer ini memiliki desain yang banyak sekali menginspirasi, sol dari Trimm Trab itu adalah yang pertama dan model sepatu inspirasi dari Adidas Munchen. Dengan sistem polyurethane midsol dibuat untuk sepatu futuristik pada sol yang sudah di vulkanisir dan masih mempertahankan kualitasnya.


8.Adidas Grand Prix (1983 tahun pertama kali di realese)




Brand dari Adidas telah banyak merancang berbagai jenis sepatu tenis selama 60 tahun terakhir ini dan tentu tidak banyak model yang lebih baik dari sneakers Grand Prix ini. Sebuah desain sepatu yang sederhana dengan warna yang berbasis warna putih namun tetap elegan dengan logo tiga garis Adidas dan terlalu keren untuk tahun 1983.

9. Adidas Oregon Ultra Tech (1991 tahun pertama kali di realese)




Hanya sedikit update dari Oregon klasik nya namun Oregon Tech ini masih menerapkan estetika di era 90an dan sepatu ini terlalu cepat berinovasi di awal era 90an itu.

10. Adidas Kareem abdul Jabbar (1971 tahun pertama kali di realese)



Sepatu ini di persembahkan untuk Kareem Abdul Jabbar yang ketik aitu Kreem melawan Yordania, dan Kareem memakai sepatu ini lebih 20 tahun karir nya. Sepatu ini di keluarkan dengan dua model yaitu model hi op dan low.

11. Adidas Marathon Trainers (1977 tahun pertama kali di realese)



Jauh sebelum sepatu running menjadi kategori untuk sepatu konsumen, adidas telah memberikan sepatu untuk off road running.

Bantalan yang empuk berasal dari Dellinger Web Midsole ini dan traksi dari off nubs karet untuk membentuk beberapa trefoils, dan itu membuat pelari merasa nyaman ketika kaki nya memakai sepatu ini.

Dan sekarang banyak pelari menggunakan adidas di setiap off road running di saat itu, dan sekarang pun dari sepatu ini menjadi sepatu pemasaran yang inovatif.


12. Adidas L.A Trainers (1984 tahun pertama kali di realese)



Sepatu Adidas ini merupakan sepatu yang di rilis dengan fitur bantaman adjustable peg, dan L.A Trainer ini dirilis pas bertepatan dengan Olimpiade di Los Angeles di tahun 1984. Dengan desain tradisional dan pasak yang sulit dan serta outsole yang bergerigi membuat L.A trainers masih banyak yang meminati nya sampai sekarang.

13. Adidas Torsion Allegra (1993 tahun pertama kali di realese)



Desain dari sepatu ini di peruntukan untuk penggila lari atau mereka yang cenderung overpronate, Torsion Allegra sendiri habis terjual di pertama rilisnya dengan di bandrol seharga $ 75. Desain dari sepatu ini memberikan teknologi kekuatan stabilisasi dan menjaga pemakainya nyaman.

14. Adidas Eqt torsion Support (1991 tahun pertama kali di realese)



Sepatu ini di nobatkan sebagai penerus dari sepatu ZX, EQT runners inilah penerus bagi pecinta sepatu dari Adidas ZX dan desainnya pun semakin inovatif. Dengan dukunagan dari terknologi torsi ZX, torsi merupakan perangkat dari tumit eksternal dengan garis-garis yang fungsional.

Dan sepatu ini mendapatkan respon yang cepat di negara-negara Eropa, ini adalah terobosan yang istimewa di awal 90an.

15. Adidas Spezial (1979 tahun pertama kali di realese)



Bagian yang menarik dari sepatu ini adalah desain sepatu yang tidak hanya di tunjukan untuk olahraga berat saja, namun bisa digunakan untuk kegiatan yang bukan olahraga juga. Adidas Spezial di kenalkan di tahun 1979 sebagai handball sneakers di dalam ruangan, dan model yang berbahan suede di setiap dekadi sepatu ini banyak di gunakan sebagai sepatu futsal klasik dengan bergaya kasual.

16. Adidas Zx 380 (1986 tahun pertama kali di realese)



Desain dari sepatu ZX 380 ini meningkatkan penyerapan shock dan juga di pakai oleh pelari pintar yaitu Oregon di tahun 1982. Dan depatu ini pun di desain oleh desainer Bill Dellinger.

17. Adidas Country (1970 tahun pertama kali di realese)



Dengan kampanye nya iklan asli di saat itu “Run Longer, Run Faster, Run Smarter” adalah cara untuk melakukan penyampaian kepada masyarakat agar menggunakan sepatu ini untuk berolahraga.

Dan sepatu ini pun meledak di tahunnya dan semua pelari menggunakan sepatu Adidas Countru ini, dengan gaya luxe yang sangat cocok dengan sepatu ini yang cocok di guanakan di jalan.

18. Adidas Busenitz (2011 tahun pertama kali di realese)



Saat persaingan sepatu skateboard yang semakin tinggi, Adidas tidak perlu melakukan lebih jauh dari arsip tebal mereka untuk sebuah desain sepatu ini. Busenitz ini memiliki desain yang jelas dengan spesialisasi adidas yaitu sepak bola, untuk lidah diperluas ke pola traksi.

Dan bahkan bahan nya pun dibuat dari komponen sepatu sepak boola dan memang terbukti sneakers ini mampu menjadi salah satu sepatu skateboard yang merajai pasar.


19. Adidas Munchen (1979 tahun pertama kali di realese)



Di tahun 1979 sepatu Adidas Munchen dirilis dan menampilkanbahan suede yang bersih dan bagian belakang mesh dan dengan menggunakan midsole yang tebal dan lebih mirip dengan Puma California.

Dan baru-baru ini sepatu ini yang dibuat di Jerman masih mampu bersaing di pasaran dan banyak yang masih meminati dari sepatu ini.


20. Adidas Forum (1979 tahun pertama kali di realese)



Sepatu Adidas Forum adalah sepatu yang di bandrol dengan harga selangit yaitu sekitar $ 100 di saat itu sepatu Air Jordan masih seharga $ 65, cukup mahal pada jaman itu. Mereka mengenakan Knicks rookie Patrick Ewing dan Duke All American Danny Ferry yang menempatkan Velcro strapped high untuk penggunaan yang praktis. Namun dengan harga yang selangit Adidas Forum ini banyak digunakan pada saat itu dan anak muda di  jaman itu rela membayar mahal dengan cara apapun untuk bisa mendapatkan sepatu ini.

21. Adidas Campus (1980 tahun pertama kali di realese)



Adidas Campus agak cukup sulit untuk di percaya sebagai sepatu basket, dan agak aneh memang, dan apakah adidas mempunyai sepatu basket yang lowtop sebelum tahun 2000an? Tapi memang ini sudah terjadi, Adidas selalu saja menjadi inovator yang dikenal di sebuah turnamen basket ketika pertama kali dirilis nya sepatu Adidas Campus ini. Dan kali ini Adidas Campus ini dialihkan menjadi sepatu kasual dan kemudian di pakai oleh boyband terkenal yaitu Beastie Boys yang berhasil kembali mengangkat untuk gaya vintage kasual.

22. Adidas Oregon (1982 tahun pertama kali di realese)



Di Jerman pada saat itu Adidas bukan berarti mereka keluar dari sentuhannya yang elegan, namun dengan apa yang terjadi dengan Americana Running dan jauh dari itu. Tidak hanya mereka yang menggunakan satu kali anak didik dari Bill Bowerman yang sebagai pengganti pelatih atletik Oregon, dan Adidas memberikan sepatu ini kepada Oregon dan dinamakan Adidas Oregon.

23. Adidas Rod Laver (1970 tahun pertama kali di realese)



Sepatu Rod Laver merupakan sepatu yang salah yang terbaik dari sepatu tenis pada jamannya, namun para pecinta Adidas tetap menjadi nomer satu di hati mereka. Dengan kulit yang sederhana dan mesh low tops nya tanpa ciri khas garis tiga yang selama ini menjadi ikon dari Adidas, dan kemudian model sol nya memakai trefoil, dan untuk pewarnaannya yan simple mulai dari putih dan hijau cukup memberikan kalo itu sepatu Adidas.

24. Adidas Gazelle (1968 tahun pertama kali di realese)



Adidas Gazelle adalah sneaker yang straight terrace classics, dengan perkembangan perjalanan nya para penggemar sepak bola Inggris dan benua Eropa. Debut pertama sneakers ini sebagai sepatu trainers atau dengan sol tekstur menawarkan grip yang besar sebelum diadopsi oleh pub regulars, dan untuk siluet telag mengalami perubahan selama bertahun-tahun.

25. Adidas Americana (1971 tahun pertama kali di realese)



Sneakers resmi ABA ini memang menjadi salah satu sepatu yang trend saat itu, merah dan biru yang melambangkan Americana terlihat keren, dan merah putih biru menjadi goresan klasik. Dan warna ini menjadi fungsi pengingat bahwa di tahun 70an Adidas setidaknya memiliki dua liga basket profesional sebagai kunci.

26. Adidas Stan Smith (1965 tahun pertama kali di realese)



Di awal debutnya untuk pertama kalinya sepatu ini tidak memulai dengan sepatu Stan Smith, adidas pertama sepatu tenis ini berbahan kulit memulai debutnya dan dirilis di tahun 1965 sebagai Robert Haillet yang dinamai pro Prancis.

Namun tidak sampai akhir tahun 1971 kemudian berganti dengan nama Stan smith dan itupun tidak sampai tahun 1978 dan diambil dari nama Haillet, terasa aneh memang selama tujuh tahun belakangan semenjak tahun 1971.

Dan Smith memenangkan gelar terkahirnya di tahun 1980, namun sepatu yang menyandangkan namnya masih dipakai, dan membukti kan sepatu ini bertahan hingga sekarang.


27. Adidas Superstar (1969 tahun pertama kali di realese)



Sneaker mungkin menjadi sneakers Adidas yang bertahan cukup lama sekali dari mulai dirilis nya di tahun 1969 sampai sekarang 2017 sepatu ini menjadi sepatu yang paling dicari.

Versi low cut dari generasi kedua shell toe pro model, Superstar memperoleh traksi dari NBA sebelum diadopsi oleh B - Boys dan hingga menyebar ke seluruh dunia oleh Run – DMC.

Sudah hampir 50 tahun semenjak dirilis dan dikenalkan kepada publik, dan kini Superstar sudah berinovasi dan tersedia yang tanpa tali atau sering disebut slip on.

Sejarah Sepatu Asics

Sejarah Sepatu Asics - Siapa dulu yang tahu dari ASICS? Sepatu merk ini seperti nya tenggelam dan tidak lagi terdengar di tengah persaingan pasar yang semakin menggila yang dilakukan oleh perusahaan sepatu olahraga sekelas dari Adidas dan Nike. Kihachiro Onitsuka lah yang menjadi tokoh penting dibalik terbentuknya perusahaan sepatu yang awalnya bernama Onitsuka Co. Ltd.



Di tahun 1949 di Kobe, Jepang Kihachiro memulai perjalanannya dengan membuat sepatu basket untuk memenuhi para pemain bintang olahraga basket. Onitsuka memulai debutnya tampaknya kurang berhasil, desain dari sepatu ini yang menyerupai sandal jerami yang tidak begitu di sukai oleh banyak pihak. Kegagalan di debutnya tidak membuat dirinya mudah menyerah, Kihachiro Onitsuka yang dulu nya pernah menjabat sebagai perwira militer ini membuat mental nya tidak mudah menyerah dan terus menerus mengembangkan produknya.

Tidak memiliku pengalaman dalam hal membuat sepatu bukan menjadi halangan bagi dirinya, riset terus menerus ia lakukan, dan akhirnya mendapatkan hasil positif. Di percobaan berikutnya dia pun kembali melepas sepatu basket dan kali ini memperbarui dari desain di bagian sol sepatunya yang membentuk seperti cangkir.

Sejarah Sepatu Asics


Sejak saat itu lah dia memperluas koleksinya dan di awal tahun 1951, mereka merilis sepatu untuk voli pertamanya dan mendapatkan kesuksesan Onitsuka Co. Ltd secara internasional dan bahkan terkenal di kalangan atlet Olimpiade. Dan ada cerita yang menarik dari kesuksesan mereka dan menjadi sejarah atas beridrinya ASICS, diketika itu perusahaan ini memiliki hubungan yang begitu erat dengan pelari maraton yaitu Abebe Bikila.

Pria yang lahir di Ethiopia ini pun sering kali berlari tanpa menggunakan sepatu atau alas kaki, dan begitu pun dengan yang dia lakukan ketika Olimpiade di Roma tepatnya di tahun 1960. Meskipun dia berlari tanpa menggunakan alas kaki, Abebe berhasil untuk meraih juara dengan waktu rekor dunia dan mencatatkan sejarah sebagai pelari kulit hitam yang pertama menggaet medali emas di ajang Olimpiade.

Setelah mendapatkan juara, menarik perhatian dari Kihachiro Onitsuka untuk bisa melakukan kerjasama dengan Abebe. Setelah empat tahun, sebelum di Olimpiade 1964 di Tokyo ia pun bernegoisasi dengan Abebe dan meyakinkannya agar mau menggunakan ASICS ketika Olimpiade di gelar. Dan akhirnya pinangan tersebut mendapat hasil positif dan Abebe setuju menggunakan ASICS untuk di pakai di Olimpiade Tokyo. Dan kemenangan pun berhasil diraih Abebe dan kembali meraih waktu rekor dunia dan menjadi atlet pertama memenangkan emas di maraton Olimpiade secara berturut – turut.

Hubungan antara keduanya pun terus semakin baik hingga Abebe tutup usia, dan ketika itu lah ASICS menyumbangkan satu juta dollar kepada Unicef untuk mengenang si pelari yang luar biasa itu. Onitsuka .Co pun merubah namnya menjadi ASICS di akhir tahun 1977, nama itu pun diambil dari singkatan bahasa latin yaitu “Anima Sana In Corpore Sano” yang memiliki arti dari “pikiran yang sehat dalam tubuh yang sehat.”

Setelah perubahan nama menjadi ASICS terus menerus menjadi favorit di antara atlet-atlet Olimpiade di sepanjang abad 20 hingga abad ke 21. Di Indonesia dan khusus nya di Jakarta, sepatu Onitsuka juga sempat menjadi trend dan mudah tersebar di mana-mana. Tidak begitu sulit untuk bisa mendapatkan sepatu Onitsuka dikala itu, di pasar sekelas Taman Puring pun menyediakan sepatu bermerk Onitsuka itu.

Pada tahun 2013-2014 seiring berjalannya waktu, dan sneakers mulai menggila, ASICS pun melakukan beberapa terobosan baru dengan berkolaborasi bersama Extra Butter, retailer asal New York untuk menciptakan ‘Death List 5′ pack yang terdiri Asics Gel Saga “Cottonmouth”, Asics Gel Lyte III “Copperhead”, Asics Gel Epirus “California Mountain Snake”, Asics GT-Cool “Sidewinder”, dan Asics Gel Lyte V “Snake Charmer”. Kemunculannya sneakers ini pun membawa ke puncak kesuksesan nya, desain sepatu, pola dan warna yang mereka sajikan jauh lebih berkembang hingga ASICS menjadi salah satu sneakers yang sampai saat ini diburu di seluruh dunia.

Monday, October 2, 2017

Sejarah Sepatu Adidas

Sejarah Sepatu Adidas - Di awal tahun 2016 sepertinya menjadi tahun nya dari sepatu Adidas, menjadi sejarah baru bagi brand adidas ini. Adidas semakin mengukukuhkan brandnya dengan menggaer Kanye West untuk mengkolaborasi dan menghasilkan seri terbaru yaitu Sneakers Yeezy yang sangat hype belakangan ini. Tentunya kesuksesan besar ini melalui perjalanan yang sangat panjang. Dan kali ini doktorshoes.com mencoba untuk mengulas dari perjalanan Adidas hingga sekarang.


Sejarah dari Adidas


Adidas untuk pertama kalinya berdiri di Herzogenaurach, Jerman pada tahun 1920, yang didirikan oleh dua bersaudara Rudolf Dassler dan Adolf Dassler. Sebelum memproduksi apparel dari sepatu sneakers hingga pakaian, Adolf lebih memproduksi selop, hingga suatu hari, Adolf berhasil merancang sepatu untuk olahraga.

Kualitas sepatu yang dihasilkan berkualitas begitu tinggi, dan akhirnya bisnis ini pun membuahkan hasil. Di tahun 1924, Adolf Dassler mendirikan “Dassler Brother OGH” cikal bakal dari Adidas sekarang. Di tahun 1927 tepatnya menjadi tahun titik balik pengembangan dari produk sepatu olahraga Adidas yang sampai saat ini kita kenal. Dan di tahun yang sama Adidas berhasil merancang sepatu khusus yntuk berbagai keperluan olahraga, dan itu pun setelah melalui berbagai inovasi.

Di tahun 1928 Olimpiade Amsterdam adidas membagikan sepatu nya secara gratis kepada semua atlet di ajang tersebut. Semenjak itu dengan dukungan publisitas televisi, Adidas pun mulai banyak dikenal, terlebihnya dari logo strip yang sangat khas dari Adidas.

Adi Dassler dengan komitmen kualitasnya, membawa Dassler Brother dikenal sebagai produsen sepatu dengan kualitas yang sangat tinggi. Sehingga semakin sering nya di pakai oleh atlet-atlet legendaris dari masa itu di Olimpiade, dan puncak dari kepopuleran dari sepatu Dassler Brother adalah ketika sepatu buatan Dassler di pakai oleh Jesse Owen di Olimpiade Berlin tahun 1936.

Terlahirnya nama Adidas


Dan dibalik dari kemajuan yang pesat dari Dassler yang luar biasa telah menyisakan konflik didalam Dassler dan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah di tahun 1948. Adolf Dassler pun memutuskan untuk melanjutkan sendiri perusahaan nya. Dan mengambil nama kecilnya “Adi” dan di kombinasikan dengan nama belakanga nya dan lahir nama “Adidas”. Dan dia pun mendaftarkan logo strip tiga sebagai trademark Adidas, Rudolf saudaranya kemudian mendirikan perusahaan olahraga miliknya “Puma”. Dan kita pun sangat mengenal dengan kedua nama besar ini, Adidas dan Puma adalah merk yang sangat besar, sebesar sejarah mereka. Dan berlanjut tepatnya di tahun 1971 untuk merk sepatu Adidas yang digunakan oleh Muhammad Ali dan Joe Frazier, keduanya iru icon olahraga tinju pada saat itu yang menggunakan produk Adidas.

Hal ini pun tentu semakin meningkatkan kepopularitasan dari Adidas, terlebih nya lagi di Olimpiade Munich di tahun 1972, sebanyak 1.164 dari 1.490 atlet menggunakan merk dari Adidas, di tahun 70 an lah Adidas mencapai di masa jaya nya. Namun kesuksesan besar itu tidak dilalui nya dengan mudah, tepatnya di awal 80 an terjadi krisis di tubuh Adidas, dan menjadi kejayaan Nike di pasar Internasional, pamor dari Adidas pun sedikit menurun.

Di tahun 1986 akhirnya Adidas mendapatkan kembali pamornya ketika Run D.M.C, grup Rap yang berasal dari New York, yang membuat lagu berjudul “My Adidas”. Dan di tahun itu pun menjadi trend dengan cara menggunakan sepatu Adidas tanpa tali dan berhasil di ikuti oleh fans dari D.M.C.

Adidas Di Era 90an


Fashion memang budaya yang sangat unik, kita juga tahu pasti meyakini siklus dari fashion, karena dipastikan setiap orang akan berusaha untuk bisa tampil sesuai dengan kepribadian mereka. Di era 90an tampaknya terjadi pemikiran yang unik di kalangan masyarakat atau lebih nya dari anak
muda US dan Eropa terkait fashion.

Mereka pun berupaya menghindari apapun dari apa yang dipakai orang tuanya termasuk dari fashion sepatu, mereka pun meghindari Nike dan Reebok yang dipakai orang tua mereka. Dan tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Adidas karena Adidas yang sudah berumur lebih dari 20 tahun banyak dicari. Selain banyak dicari harganya pun sangat mahal, Adidas pun mencoba untuk kembali memproduksi beberapa model sepatu popuplernya seperti Adidas Rom, Adidas Athen, Adidas Rekord, Adidas Dublin dan lainnya.

Adidas Kekinian


Sehingga kita lihat sekarang produk adidas tidak hanya untuk keperluan olahraga. Namun menjadi lambang budaya baru, menjadi identitas bagi pemakainya. Diburu para hypebeast. Hingga sepertinya 2016 lalu pamor Adidas melejit kembali. Hari- hari kita dipenuhi dengan Adidas NMD, Yeezy, Ultra Boost. Namun kompetisi di sneaker sangat seru dan dinamis. Masihkan 2017 menjadi tahun nya adidas dan Kanye West.

Hingga kini kita sering lihat produk Adidas tidak hanya untuk keperluan olahraga saja, namun menjadi lambang buadaya yang baru dan menjadi identitas bagi pemakainya. Di awal tahun 2016 pamor Adidas melejit kembali, setiap hari di penuhi dengan nama Adidas NMD, Adidas Yeezy dan Adidas Ultra Boost.

Dan apakah di tahun selanjutnya menjadi tahunnya Adidas?